Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

INNALILLAHI.... Terlilit Hutang, Ibu Rumah Tangga Nekat Gantung Diri dan Tinggalkan Surat Wasiat Untuk Suami

  


Seorang ibu rumah tangga berinisial WPS (38) di Desa Selomarto, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri nekat bunuh diri karena terlilit utang pinjaman online (pinjol).

WPS tak kuat diteror debt collector dari aplikasi pinjol (pinjaman online).Diketahui WPS ini meminjam duit di 23 aplikasi pinjol. Termasuk di salah satu koperasi simpan pinjam atau bank plecit. 

Bank plecit merupakan akses keuangan informal yang diklasifikasikan sebagai Lembaga Keuangan Bukan Bank informal. 

Sebelum gantung diri, WPS menulis surat untuk suaminya dan dua anaknya. Berikut isi surat WPS:

Mas nanti kalo sudah nemuin surat ini, jangan nangis, tetap jaga Rara Riri. Memang aku bisanya membuat susah kamu. Maafin aku ya Mas. Mungkin dengan jalan ini bisa membuat hidupku tenang. Maafin ya Mas aku minta beribu-ribu maaf. Aku mati meninggalkan aib bagi keluarga ini. Mungkin sudah jalan hidupku.

Di buku hitam kecil itu ada semua data orang yang aku hutangi. Sampaikan permohonan maafku kepada mereka. Kalau bisa hutangku di bayar pelan-pelan. Sekali lagi aku minta maaf. Aku sudah tidak kuat. Aku sudah tidak kuat lagi ini. Ini sudah jalanku.

 Paur Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono mengatakan, WPS gantung diri di depan teras rumahnya pada Sabtu (2/10). Jasad WPS pertama kali ditemukan oleh mertuanya pukul 04.00 pagi.

"Setelah bangun tidur mertuanya itu bermaksud melakukan aktivitas seperti biasa. Tapi justru dia kaget melihat korban sudah dalam kondisi menggantung di teras depan rumah korban yang berhadapan dengan saksi," ujar Iwan saat dihubungi kumparan, Senin (4/10).

Iwan menjelaskan, WPS dipastikan meninggal karena bunuh diri. Sebab, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.