Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Guru cantik (33) p3rkos4 siswanya (16) berkali-kali Dirumah, dimobil dan ditempat parkir. Bahkan sempat membuat video. Siswa masih polos, orang tua melapor Tidak Terima..

 

www.kabarkilat.xyz

Melansir ABC News, Kamis (13/12/2018), Sonia Ruth M (33) mengaku bersalah telah mengeksploitasi secara seksual muridnya pada bulan September. .

Dalam persidangan disebutkan Sonia telah merayu murid pria berusia 16 tahun sebelum mengajaknya berhubungan seks beberapa kali termasuk di rumahnya, di rumah keluarganya, dan di tempat-tempat umum termasuk di dalam lift dan di tempat parkir.

Hakim Liesl Chapman mengatakan Sonia sering minum alkohol dan mengisap rokok dan ganja dengan korban. Ia pun membelikannya hadiah-hadiah mahal.

Mengingat apa yang Anda lakukan dan cara Anda melakukannya, jelas bagi saya bahwa Anda tidak bisa berpikir jernih," kata Hakim Liesl. 

Hakim juga mengatakan tindakan Sonia telah berdampak buruk pada korban dan keluarganya. 

Ibu korban mengatakan ia tidak mengasihani Anda karena Anda adalah perempuan dewasa, seorang guru, seorang ibu dan seorang istri yang katanya telah memanipulasi emosi anak laki-lakinya untuk memenuhi kebutuhan sendiri yang egois," katanya.

Perilaku Anda telah membuat warga marah besar. Perilaku Anda manipulatif dan tidak bisa dimaafkan. Anda melanggar kepercayaannya sebagai seorang guru, Anda juga melanggar kepercayaan orang tua dan saudara kandungnya ... Anda melanggar kepercayaan atasan Anda, Anda melanggar kepercayaan dari komunitas sekolah." 

Mimpi murid jadi 'hancur' dan 'dihilangkan

Selama sidang pra-vonis, pengadilan mendengar pernyataan soal dampak emosional dari korban dan orang tuany

Ibu korban mengatakan kepada pengadilan jika Sonia telah meminta nomor ponsel putranya dengan dalih untuk membantu pekerjaan sekolahnya

Ia mengaku Sonia telah mengeksploitasi putranya dan memanfaatkan kepolosannya. "Ia pernah tidak pulang ke rumah selama berhari-hari. Saya tidak tahu di mana dia tidur atau dengan siapa dia, apakah dia aman, atau tidak," katanya. 

"Ketika ia mencoba pulang, Sonia membelikannya pakaian dan hadiah yang mahal agar ia tidak punya alasan selain tinggal bersamanya.

Dalam pengadilan juga disebutkan Sonia telah mengirim pesan teks seksual kepada korban dan bahwa DNA-nya ditemukan di seprai di rumah di mana ia tinggal bersama suaminya dan anak-anaknya yang masih kecil.